Medan, 11 April 2025 – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappelitbang), menyelenggarakan Workshop Penguatan Kapasitas Analisis Kebijakan Pembangunan dengan Pendekatan Sistem Dinamik. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, dari tanggal 10 hingga 11 April 2025, di Hotel Grandhika Setiabudi Medan.
Workshop ini merupakan bagian dari inisiatif Pembangunan Rendah Karbon (Low Carbon Development Initiative/LCDI) yang didukung oleh Kementerian PPN/Bappenas, bekerja sama dengan Pemerintah Inggris melalui Foreign, Commonwealth & Development Office (FCDO) dan melibatkan Universitas Sumatera Utara (USU) sebagai mitra akademik.
Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memperkuat kapasitas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi lintas sektor dalam merumuskan kebijakan berbasis data melalui metode system dynamics—suatu pendekatan ilmiah yang memfokuskan pada keterkaitan antar variabel dalam sistem, serta memungkinkan simulasi berbagai skenario kebijakan secara jangka panjang.
Kepala Bappelitbang Provinsi Sumatera Utara yang diwakili oleh Afri Winata Lubis, S.IP., M.Si., selaku Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam, dalam sambutannya menekankan pentingnya pemanfaatan pendekatan ilmiah dalam perencanaan pembangunan. “Penerapan system dynamics sangat penting dalam mengantisipasi dampak jangka panjang dari kebijakan publik serta mencegah konsekuensi yang tidak diharapkan. Ini menjadi bekal penting dalam mewujudkan pembangunan yang adaptif dan responsif terhadap tantangan lingkungan,” ujarnya.
Workshop menghadirkan narasumber utama Dr. Ir. Irman Firmansyah, S.Hut, M.Si, M.Sc, pakar system dynamics nasional yang telah mendampingi berbagai wilayah dalam penyusunan kebijakan berbasis sistem. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari 26 institusi, termasuk OPD Provinsi, Dinas Lingkungan Hidup kabupaten/kota, Bappeda dari Kota Binjai, Kabupaten Deli Serdang, dan Serdang Bedagai, serta perwakilan dari BMKG, BPS, dan akademisi dari Universitas Negeri Medan dan USU.
Melalui pelatihan ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menunjukkan komitmennya untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip pembangunan rendah karbon ke dalam perencanaan jangka panjang. Workshop ini diharapkan menjadi pijakan awal dalam membangun kebijakan yang berbasis data, terukur, dan mampu merespons tantangan global di bidang perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan.
